Hai viewers blogger, apa kabar? Hehe, maaf ya saya baru bisa nulis blog karena berbagai macam alasan dan yang terutama kesibukan saya sekarang dan saya nulis ini karena temen" saya udah pada nungguin post baru dari blog saya hehe. Lucu juga sih sampe ditungguin. Hmmm, kali ini saya mau pake bahasa Indonesia cause sometimes my friends never knows. Btw saya beneran gatau mau nulis apa tapi yaa kayanya saya udah punya inspirasi buat nulis kesibukan saya hehe.
Sebelum post ini kan ada post yang judulnya "Author losing someone" right? Dan ternyata temen" saya pada nanya itu buat siapa postnya, dan saya hanya tersenyum "hehe, masa kalian gatau apa yang terjadi dengan saya?" Kali ini saya bakal memaparkan alasan saya kenapa saya nulis post sebelumnya itu.
1. Karena banyak banget orang yang sedikit "bermasalah" yang selalu mengusik hidup saya.
2. Karena saya emang orangnya gabisa mendem sendirian kalo sakit, pasti teriak atau cerita ke orang". But, kali itu saya mau berbagi sama kalian. Karena kalian tau dulu saya bagaimana membanggakan dia.
3. Karena saya adalah seorang penulis, jadi apapun yang saya rasakan jadi saya tulis. Awalnya, dari buku iseng" saya trus jadilah sebuah tulisan yang mungkin bisa ngena buat semuanya hehe.
Okay, i will sharing about what am i doing now.
Alhamdulillah, sang Author blog ini akhirnya masuk jurusan IPA dan bisa membanggakan bundanya yang sudah lama memimpikan anaknya masuk jurusan itu. Memang ya, doa seorang ibu itu bener" dahsyat, i believe with mom's pray now. Dulu saya berpikir "apa otak gue bisa masuk ipa? Ips aja udah cukup" ternyata gak. Allah memberikan kesempatan kepada saya untuk membahagiakan Bunda saya karena bunda pengen anaknya sukses dengan jurusan itu. Jika Allah berkehendak memang semuanya terasa indah.
Bunda adalah salah satu kebahagiaan saya yang tak pernah saya gantikan. Walaupun saya tau, beliau begitu tegas terhadap saya, dan selalu berselisih paham dengan saya. Tapi, saya percaya doa seorang ibu memang luar biasa. Semoga Bunda bahagia karena keinginannya sudah tercapai sekarang.
Sebagai anak IPA, Author sudah mulai sibuk dengan tugas" anak IPA. Apalagi sih kalo bukan biologi,fisika,kimia sama matematika? Haha, udah makanan sehari" sekarang mah. Saya terpilih di kelas IPA-1 dan guru" memenuhi permintaan saya untuk bisa berpisah dengan "dia". Alhamdulillah, saya akhirnya bisa fokus belajar dan lebih memilih suasana baru untuk belajar sekarang demi sang Bunda tercinta.
Disela" kesibukan saya sebagai anak IPA ini, ternyata saya dipilih sebagai ketua English Club (EC) yang sedari kelas 10 saya ikuti bersama bbrp teman saya. Awalnya saya kaget kenapa harus saya yang dipilih, namun pelatih (alumni 2015-2016 muhammadiyah) memilih saya karena tekad saya yang kuat buat ekskul ini. Ya saya mana bisa nolak? Yasudah, jalani saja semampu saya. Dan setelah bbrp mgg menjadi ketua EC, saya ditunjuk kembali menjadi seorang ketua BC(Broadcast). Hmm, kayanya saya bakalan kewalahan karena diantara kedua ekskul ini sama" penting buat sekolah.
Kesibukan ini membuat saya sedikit lupa dengan semua hal yang bbrp bulan yang lalu terjadi. Author ngerasa lebih tenang dengan semuanya. Toh, ini sudah jalan Author untuk menjadi orang baru lagi sekarang. Disini, Author cuma pengen bercerita kalo kesibukan itu bisa melupakan semuanya. Kesibukan adalah salah satu cara ampuh untuk melupakan sesuatu. Saya akui, setelah sampai rumah saya sudah tidak memikirkan lagi kabar "dia" bahkan apapun tentang dia. Yang saya pikirkan bagaimana besok dan apa tugas saya besok. Begitu lelah kesibukan itu, namun perlahan" saya bisa pergi dari masa lalu.
Jika ada yang menanyakan kabar saya dengan dia, Alhamdulillah kami baik", saja. Kami tak berselisih sedikitpun. Kami menjaga hati masing". Saya berharap jika nanti dia mempunyai lagi, saya titip dia. Karena he must get a good treat for his personality.
Cukup sekian tulisan saya, semoga seneng ya. Semoga apapun yang terjadi tetep dijadiin hikmah buat kita semua. Aaminn!
Sebelum post ini kan ada post yang judulnya "Author losing someone" right? Dan ternyata temen" saya pada nanya itu buat siapa postnya, dan saya hanya tersenyum "hehe, masa kalian gatau apa yang terjadi dengan saya?" Kali ini saya bakal memaparkan alasan saya kenapa saya nulis post sebelumnya itu.
1. Karena banyak banget orang yang sedikit "bermasalah" yang selalu mengusik hidup saya.
2. Karena saya emang orangnya gabisa mendem sendirian kalo sakit, pasti teriak atau cerita ke orang". But, kali itu saya mau berbagi sama kalian. Karena kalian tau dulu saya bagaimana membanggakan dia.
3. Karena saya adalah seorang penulis, jadi apapun yang saya rasakan jadi saya tulis. Awalnya, dari buku iseng" saya trus jadilah sebuah tulisan yang mungkin bisa ngena buat semuanya hehe.
Okay, i will sharing about what am i doing now.
Alhamdulillah, sang Author blog ini akhirnya masuk jurusan IPA dan bisa membanggakan bundanya yang sudah lama memimpikan anaknya masuk jurusan itu. Memang ya, doa seorang ibu itu bener" dahsyat, i believe with mom's pray now. Dulu saya berpikir "apa otak gue bisa masuk ipa? Ips aja udah cukup" ternyata gak. Allah memberikan kesempatan kepada saya untuk membahagiakan Bunda saya karena bunda pengen anaknya sukses dengan jurusan itu. Jika Allah berkehendak memang semuanya terasa indah.
Bunda adalah salah satu kebahagiaan saya yang tak pernah saya gantikan. Walaupun saya tau, beliau begitu tegas terhadap saya, dan selalu berselisih paham dengan saya. Tapi, saya percaya doa seorang ibu memang luar biasa. Semoga Bunda bahagia karena keinginannya sudah tercapai sekarang.
Sebagai anak IPA, Author sudah mulai sibuk dengan tugas" anak IPA. Apalagi sih kalo bukan biologi,fisika,kimia sama matematika? Haha, udah makanan sehari" sekarang mah. Saya terpilih di kelas IPA-1 dan guru" memenuhi permintaan saya untuk bisa berpisah dengan "dia". Alhamdulillah, saya akhirnya bisa fokus belajar dan lebih memilih suasana baru untuk belajar sekarang demi sang Bunda tercinta.
Disela" kesibukan saya sebagai anak IPA ini, ternyata saya dipilih sebagai ketua English Club (EC) yang sedari kelas 10 saya ikuti bersama bbrp teman saya. Awalnya saya kaget kenapa harus saya yang dipilih, namun pelatih (alumni 2015-2016 muhammadiyah) memilih saya karena tekad saya yang kuat buat ekskul ini. Ya saya mana bisa nolak? Yasudah, jalani saja semampu saya. Dan setelah bbrp mgg menjadi ketua EC, saya ditunjuk kembali menjadi seorang ketua BC(Broadcast). Hmm, kayanya saya bakalan kewalahan karena diantara kedua ekskul ini sama" penting buat sekolah.
Kesibukan ini membuat saya sedikit lupa dengan semua hal yang bbrp bulan yang lalu terjadi. Author ngerasa lebih tenang dengan semuanya. Toh, ini sudah jalan Author untuk menjadi orang baru lagi sekarang. Disini, Author cuma pengen bercerita kalo kesibukan itu bisa melupakan semuanya. Kesibukan adalah salah satu cara ampuh untuk melupakan sesuatu. Saya akui, setelah sampai rumah saya sudah tidak memikirkan lagi kabar "dia" bahkan apapun tentang dia. Yang saya pikirkan bagaimana besok dan apa tugas saya besok. Begitu lelah kesibukan itu, namun perlahan" saya bisa pergi dari masa lalu.
Jika ada yang menanyakan kabar saya dengan dia, Alhamdulillah kami baik", saja. Kami tak berselisih sedikitpun. Kami menjaga hati masing". Saya berharap jika nanti dia mempunyai lagi, saya titip dia. Karena he must get a good treat for his personality.
Cukup sekian tulisan saya, semoga seneng ya. Semoga apapun yang terjadi tetep dijadiin hikmah buat kita semua. Aaminn!
"Mari kita melanjutkan apa yang telah diabaikan sebelumnya"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar